NURLAILI AZIZAH

Certamen Ergo Sum

Kansas, Wyoming, US Virgin Islands, Guam Caucuses (March 10)

17 March 2012 - dalam Sistem Politik Amerika Serikat Oleh nurlaili-azizah-fisip11

Seperti yang kita ketahui, Amerika Serikat memiliki 2 partai besar yang tiap 4 tahun bersaing dalam memperebutkan kursi kepresidenan, yaitu partai Republik dan Demokrat. Dalam memilih kadernya yang akan maju menjadi Capres, kedua partai ini mengadakan kaukus di tiap negara bagian. Kaukus dalam kamus besar bahasa Indonesia berarti pertemuan antartokoh partai politik untuk merencanakan strategi, kebijakan ataupun program yang akan dikemukakan dalam pertemuan terbuka partai. Dalam pemilu Amerika Serikat, kaukus diadakan oleh partai Republik dan partai Demokrat di masing – masing negara bagian untuk menentukan kandidat yang akan maju di pemilihan Presiden, sekaligus untuk mengirimkan delegasinya. Yang menentukan pemenang dalam partai tersebut adalah jumlah delegasi yang diperoleh oleh masing – masing kandidat.

Iowa kaukus adalah kaukus pertama yang digunakan untuk memilih kandidat presiden Amerika Serikat pada tahun 1972. George McGovern menjadi kandidat pertama yang memanfaatkan kaukus untuk mendapatkan perhatian nasional pada tahun 1972. Pada tahun 1976 para kandidat menggunakan Iowa sebagai lahan percobaan dan media nasional mengikuti perkembangannya. Setiap dua tahun akan diadakan kaukus. Partisipan dari kaukus akan bertemu langsung dan berbicara dengan kandidat tentang masalah-masalah yang mereka anggap penting. Kandidat akan berusaha keras untuk mendapatkan banyak persetujuan delegasi.

Pertemuan kaukus ini akan menentukan popularitas dari setiap kandidat dan akan menentukan kandidat mana yang akan bertahan dan mana yang akan dieliminasi. Hanya kandidat yang mendapatkan 15% dukungan dari individu pada pertemuanlah yang layak dalam pencalonan, sedangkan yang menerima kurang dari 15% akan diminta untuk bergabung dengan kelompok lain. Prosedur dari penentuan prosentase pendukung dari setiap kandidat dari diskusi hingga proses eliminasi menyisakan beberapa kandidat dengan suara tidak lebih dari 15%. Hasil dari prosentase dan nomor delegasi kaukus dari semua pertemuan yang diadakan akan dilaporkan pada kantor utama partai. Dari sana, jumlah itu kemudian disusun sesuai urutan ranking dengan delegasi kaukusterbanyak. Kemudian partai demokrat akan memulai proses pemilihan dari delegasi - delegasi yang akan mewakili negara bagian tersebut.

Pada pemilu Tahun 2012 ini, partai Demokrat telah mendapatkan kandidat mutlak yang akan maju sebagai Capres, yaitu Barrack Obama, sehingga sekarang tersisa kandidat dari partai Republik yang akan maju. Kandidat dari partai Republik antara lain mantan senator Rick Santorum, mantan gubernur Massachusetts Mitt Romney, mantan ketua DPR Gingrich, dan anggota Kongres dari Texas, Ron Paul.

 Pada tanggal 10 Maret 2012 lalu, partai Republik mengadakan kaukus di negara bagian Kansas, Wyoming, US Virgin Islands, dan Guam. Kaukus Kansas, diadakan pada Sabtu, 10 Maret. Kansas memiliki 40 delegasi pada konvesi nasional partai Republik 2012. 25 dari delegasi tersebut dialokasikan secara proporsional kepada kandidat yang mendapat suara diatas 20%. Ke 15 delegasi yang tersisa diberikan kepada pemenang voting di Kaukus Kansas.Kaukus di Kansas ini Santorum berhasil mendapatkan 51% suara sehingga dia mendapatkan total 33 dari 40 suara, sedangkan Mitt Romney dengan 20% suara mendapatkan 7 delegasi. Newt Gingrich dan Ron Paul cukup puas dengan tempat ke 3 dan ke 4.

Di Wyoming, Mitt Romney berhasil mendapatkan 7 dari 12 delegasi dengan 44% suara dan Rick Santorum mendapatkan 3 delegasi dengan 28 %, Ron Paul mendapatkan 1 delegasi dengan 12% suara, dan Newt Gingrich menerima kurang dari 1 % suara.

Guam, merupakan salah satu daerah non - state di teritori Amerika Serikat yang melaksanakan Kaukus Republik. Daerah teritori Amerika Serikat tidak diperbolehkan untuk mengirimkan delegasinya ke pemilihan umum “electoral college”. Tapi mereka diijinkan untuk memilih delegasi ke berbagai partai di pemilihan umum. Dan hasil dari kaukus di Guam, Mitt Romney berhasil menang mutlak dengan mendapatkan 207 dari 215 suara, dengan demikian Romney berhasil mendapatkan ke sembilan delegasi dari Guam.

Di Virgin Islands, Ron Paul berhasil memenangkan suara terbanyak dengan 112 suara dan diikuti oleh Mitt Romney dengan 101 suara. Tapi Romney berhasil mendapatkan 7 delegasi sedangkan Paul hanya 1 delegasi. Hal ini terjadi karena sistem kaukus di Virgin Islands yang rumit, setiap orang memberikan suara kepada kandidat dan kemudian memberikan suara lagi pada delegasi nya. Jadi ketika orang – orang memberikan suara agar Ron Paul menjadi calon Presiden, mereka juga memberikan suara kepada delegasi – delegasi yang mewakili Mitt Romney.

 

Referensi :

http://www.2012presidentialelectionnews.com

http://www.thegreenpapers.com/P08/IA-R.phtml

http://www.cfr.org/united-states/caucus-system-us-presidential-nominating-process/p15640

 

Kelompok 5:

  1. Nurlaili Azizah      
  2. Fadhila Inas P.      
  3. Antria Dwi L.          
  4. Setyo Aji P.            
  5. Tri Galih S.             
  6. Windry Nicholas    

 

 

 



Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Kategori

Artikel Terbaru

Artikel Terpopuler

Komentar Terbaru

Arsip

Blogroll

the world today

reach me through

Quote!

The Holy Quran

Pengunjung

    284.084